Sinopsis Film : Gridiron Gang (2006) - anak jalanan

gridiron gang bercerita tentang

Setiap anak berusia 17-an, pasti pernah melakukan kesalahan. Dan beberapa dari mereka memilih jalan hidup yang salah. Akibatnya sebagian dari mereka masuk penjara. Dari sekian banyak anak-anak yang bebas dari penjara, 75% dari mereka akan melakukan kejahatan lagi dan berakhir dipenjara atau mati di jalanan. Film ini bercerita tentang kehidupan anak jalanan sejati. Berdasarkan kisah nyata.



Sinopsis :



gridiron gang review

Sean Porter adalah seorang konselor sekaligus mantan pemain football. Ia mengurus kamp remaja, tempat berkumpulnya anak-anak berandalan yang telah melakukan kriminalitas. Sean merasa frustasi karena yang ia lakukan selama ini sia-sia. Ia mengumpulkan anak-anak tersebut untuk direhabilitasi tapi kenyataannya mereka yang telah keluar dari kamp harus kembali ke jalanan. Mereka harus kembali ke lingkungan berandalan mereka, dan jadi berandalan lagi.



gridiron gang ringkasan

Anak-anak yang masih labil ini memiliki masalah yang berat. Kebanyakan dari mereka terlibat peperangan antar geng dan saling membunuh. Bahkan di dalam kamp pun juga masih ada perselisihan antar geng.

Ada yang membunuh ayahnya sendiri karena sang ayah terus-terusan menganiaya istrinya sendiri. Ada juga anak bernama Roger yang baru saja keluar dari kamp dan kembali ke jalanan tapi harus mati gara-gara peperangan antar geng. Mendengar kabar tersebut kegelisahan Sean semakin bertambah.



gridiron gang sinopsis

Akhirnya Sean memutuskan untuk membentuk sebuah tim football. Ia ingin melatih anak-anak untuk bermain football dan memiliki solidaritas serta tanggung jawab. Sean ingin mengisi kekosongan hati yang ada dalam mereka. Supaya mereka bisa menang untuk pertama kalinya dan bukan jadi pecundang. Mereka harus mengesampingkan perselisihan antar geng dan bersatu untuk menang. Sean inilah yang akan mengubah kehidupan para anak remaja ini.






Baca juga rekomendasi film berikut ini :

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It !

0 komentar:

Post a Comment