Sinopsis Film : The Butterfly Effect (2004)

Ini film bertema time travel yang ceritanya suram banget. Film ini berkisah tentang seorang pria yang bisa menjelajah waktu. Mengetahui fakta itu ia berniat ingin memperbaiki hidupnya dan orang lain. Tapi setiap kali ia memperbaiki hidup seseorang, selalu ada saja yang berkorban dan harus menderita.

Film ini memiliki beberapa ending kalau tidak salah ada 4. Semua endingnya bahagia, kecuali ending yang Director's Cut. Ending DC yang paling suram dan menyedihkan, tapi banyak yang bilang bahwa ending DC paling masuk akal.

Di awal film akan berkesan seperti film horror, tapi sebenarnya tidak. Ini adalah film dark fantasy yang sangat menarik. Di film ini terdapat berbagai adegan telanjang dan dewasa.


Film ini akan membuat kamu sedih, stres, dan mengingat kembali penyesalanmu di masa lalu. Tapi disaat yang sama, film ini memiliki pesan moral yang baik. Mengajarkanmu bahwa yang sudah berlalu tidak bisa diubah kembali. Kita tidak bisa mengubah masa lalu, tanpa masa lalu kita tidak akan menjadi seperti sekarang. Dan kebahagiaan sejati hanya bisa dicapai melalui pengorbanan.

Singkat cerita :


Evan Treborn adalah seorang pemuda biasa. Hidupnya biasa - biasa saja sama seperti pemuda lainnya. Namun yang membuatnya beda adalah dari kecil ia sering kehilangan kesadaran dan hilang ingatan. Sehingga dari kecil ia selalu menulis segala kegiatannya sehari - hari di buku hariannya.


Seiring dengan berjalannya waktu, Trevor sudah tidak mengalami hilang ingatan lagi. Saat kuliah ia sudah 7 tahun tidak mengalaminya sama sekali. Suatu ketika Trevor mencoba untuk membaca buku hariannya yang lama. Kemudian saat ia mencoba mengingat apa yang terjadi, ia langsung menuju ke masa lalu ke tempat dan waktu kejadian tersebut.

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It !

0 komentar:

Post a Comment